TATA CARA PENDIRIAN KOPERASI

TATA CARA PENDIRIAN KOPERASI


Orang-orang yang akan mendirikan koperasi terlebih dahulu mendapatkan penerangan dan penyuluhan agar memperoleh pengertian dan kejelasan mengenai maksud dan tujuan mendirikan koperasi termasuk struktur organisasi manajemen serta kegiatan usaha koperasi.

Rapat Pembentukan:

Rapat sekurang-kurangnya 20 (dua puluh) orang yang dipimpin oleh seorang/beberapa orang pendiri koperasi.

Pengertian :

  • Pendirian adalah mereka yang hadir dalam rapat pembentukan koperasi dan telah memenuhi persyaratan keanggotaan dan menyatakan diri menjadi anggota.

  • Kuasa pendiri adalah beberapa orang dari pendiri yang diberi kuasa dan sekaligus ditunjuk oleh pendiri untuk pertama kalinya sebagai pengurus koperasi untuk menandatangani akta anggaran dasar dan memproses pengajuan Badan Hukum kepada Pemerintah.

Disarankan mengundang Pejabat / Petugas yang memahami seluk beluk perkoperasian.

Hal-Hal yang dibicarakan dalam Rapat:

  • Tujuan mendirikan koperasi

  • Kegiatan usaha yang hendak dijalankan

  • Persyaratan menjadi anggota

  • Menetapkan modal yang akan disetor kepada koperasi diantaranya dari simpanan pokok dan simpanan wajib

  • Memilih nama-nama pendiri koperasi

  • Memilih nama-nama pengurus dan pengawas koperasi

  • Menyusun anggaran dasar

Teknik Penyusunan Anggaran Dasar:

Apabila penyusunan anggaran dasar tidak mungkin disusun bersama-sama seluruh peserta rapat, dapat ditempuh:

Membentuk tim perumus penyusun anggaran dasar dengan tugas menyusun draf anggaran dasar yang bersifat umum dan hasilnya dilaporkan kepada pendirian koperasi untuk dimintakan pengesahan kepada kepada seluruh anggota

Hal-hal khusus yang perlu dibahas oleh seluruh peserta (tidak diserahkan kepada tim perumus) diantaranya :

  • Nama dan tempat kedudukan koperasi

  • Persyaratan menjadi anggota

  • Besarnya simpanan pokok dan simpanan wajib

  • Nama-nama pendiri, pengurus dan pengawas

  • Kegiatan usaha

  • Ketentuan mengenai penggunaan sisa hasil usaha

  • Ketentuan mengenai sanksi

Isi Anggaran Dasar minimal memuat tentang :

  • Daftar nama pendiri

  • Nama dan tempat kedudukan koperasi

  • Ketentuan mengenai keanggotaan

  • Maksud dan tujuan serta bidang usaha

  • Ketentuan mengenai rapat anggota

  • Ketentuan mengenai pengelolaan

  • Ketentuan mengenai permodalan

  • Ketentuan mengenai jangka waktu berdirinya koperasi

  • Ketentuan mengenai pembagian sisa hasil usaha

  • Ketentuan mengenai sangsi.

Pengajuan Permohonan Pengesahan Akta Pendirian Koperasi:

Permohonan disampaikan kepada :

Kepala Dinas Koperasi Pengusaha Kecil dan Menengah Kabupaten/Kota yaitu:

  • Dua rangkap akta pendirian koperasi, satu diantaranya bermaterai cukup

  • Berita acara rapat pembentukan Koperasi Simpan Pinjam

  • Surat bukti penyetoran modal sendiri sekurang-kurangnya Rp. 15.000.000,-

  • Neraca awal per tanggal pendirian koperasi

  • Rencana awal kegiatan usaha meliputi :Rencana penghimpunan dana simpanan,

    Rencana pemberian pinjaman,Rencana penghimpunan modal sendiri, Rencana modal pinjaman,

    Rencana pendapatan dan beban,Rencana dibidang organisasi dan sumber daya manusianya.

  • Daftar hadir rapat pembentukan

  • Nama dan riwayat hidup calon pengelola/manajer dengan lampiran:Sertifikat pelatihan simpan pinjam dan atau keterangan pernah mengikuti magang di usaha simpan pinjam, Surat keterangan berkelakuan baik dari yang berwenang, Surat pernyataan tidak mempunyai hubungan keluarga dengan pengurus sampai dengan derajat kesatuan

  • Daftar sarana kerja yang telah dipersiapkan

  • Foto copy KTP masing-masing anggota pendiri

Berikut ini Undang-Undang tentang Perkoperasian, Silakan Diklik Aja Langsung.

Semoga Bermanfaat

  1. UU No. 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian
  2. PP No. 4 Tahun 1994 Tentang Akta Kop
  3. PP No. 17 Tahun 1994 Tentang Pembubaran Koperasi
  4. PP No. 9 Tahun 1995 Tentang Usaha Simpan Pinjam
  5. PP No. 33 Tahun 1998 Tentang Modal Penyertaan Koperasi
  6. Inpres No. 18 Tahun 1998 Tentang Pengembangan Koperasi
  7. Kepmen No. 36 Tahun 1998 Tentang Penggabungan Koperasi
  8. Kepmen No. 35 Tahun 1998 Tentang Juklak USP
  9. Panduan SImpan Pinjam Koperasi

Jangan Lupa Ucapin Terimakasih ya sama Mas Gede…

About these ads

2 Tanggapan

  1. selamat sore mas…

    Nama saya Marlin, saya bekerja di PT. Progress Toyo ( indonesia ) kawsan MM2100 cibitung, Bekasi, Jawa barat
    Beberapa waktu yang lalu kami mendirikan koperasi karyawan dan sudah terdaftar di Departemen Koperasi.
    Kebetulan saya terpilih menjadi Ketuanya.
    Cuman saya masih agak bingung dengan Anggaran Rumah Tangga kami yang belum jelas.
    Kami minta tolong dijelaskan apa yang dimaksud hal tersebut dan kalo bisa kami diberi contoh2 pembuatan anggaran rumah tangga pada koperasi agar kami dalam pelaksanannya tidak bingung.
    Kami mohon bantuannya Mas ? ( Maaf…namanya siapa ya ? saya agak bingung nih..he…he )
    Kami tunggu bantuannya
    Terima kasih

  2. @Marlin
    Hehehe.. masih nanya namanya sapa… emang mo ngasi aku apa klo tau namaku?
    Bingung anggaran rumah tangga to?
    Sudah diidentifikasi belum, jenis usaha koperasinya apakah simpan pinjam, perdagangan, ataukah serba usaha?
    klo anggaran rumah tangga kan udah jelas ada pada akte pendirian…. jadi pengurus, pengawas dan anggota udah jelas dapat peran masing2 yang ada di akte pendirian/anggaran dasar.
    klo masih bingung langsung aja ke dinas koperasi deh nanya situ, ga bayar kok…
    Mau tau namaku? bayar dulu donk…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: